Air Sebagai Penyumbang Energi Makhluk yang ada di Bumi: Menurut Al-Qur’an
Yuzhril.com Air yang mengalir menuju ke hulu selalu mencari tempat dimana bisa tergenang dan berhenti. Seperti itulah manusia selalu mencari kehidupan yang tepat dan tenang. Kebutuhan makhluk penghuni bumi selalu terkait dan tidak terlepas.
Sebuah ilustrasi jika air tidak mengalir lagi di permukaan bumi atau tidak ada unsur air, apakah makhluk-makhluk bumi akan bisa hidup ? terutama manusia, hewan tumbuh-tumbuhan. Sesuatu yang mustahil jika semuanya bertahan tanpa ada unsur air.
Jika terjadi air mengering sebagian daerah di belahan bumi, pasti penghuni yang berada didaerah merasa kekeringan yang melanda dan bisa jadi tidak ada kehidupan di wilayah tersebut.
Hal menginterpretasikan bahwa air merupakan sumber kehidupan bagi seluruh makhluk di bumi, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an pada QS al-Anbiya’/21: 30.
“Apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi, keduanya, dahulu menyatu, kemudian Kami memisahkan keduanya dan Kami menjadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air? Maka, tidakkah mereka beriman?” (QS al-Anbiya’/21: 30.).
Pandangan Mufassir dan Sains
Ayat mendeskripsikan tentang kekuasaan Allah swt. secara mutlak, menciptakan segala sesuatu yang ada di dunia dan menguasai seluruh makhluk.
Menurut Wahbah Az-Zuhaili dikutip dalam Kitab Tafsir al-Munir bahwa ayat tersebut menjelaskan tentang teori as-saidin nebula, para ilmuwan astronomi menjelaskan bahwa matahari, planet-planet dan bumi adalah satu. Kemudian sekarang berpisah karena adanya proses fusi nuklir pada inti matahari sehingga menyebabkan terpisah.
Kemudian Allah melanjutkan dengan “kami menjadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air”. Interpretasi tersebut menjelaskan bahwa segala yang diciptakan Allah swt kandungannya kebanyakan berasal dari air.
Pandangan sebagian ilmuwan demikian pula mendeskripsikan bahwa setiap hewan pada mulanya diciptakan di laut, kemudian ada sebagian hewan berpindah ke darat lama-lama nyaman dan terbiasa dengan karakter darat.
Di ayat yang lain, Allah swt. berfirman “Dialah Allah swt. menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagian menjadi minuman, sebagian untuk tumbuhan dan sebagian untuk gembala ternak”.(QS an-Nahal/16: 10). Dan masih banyak yang menjelaskan air tentang air seperti Al-Qur’an menyebut air sebanyak 33 kali secara umum dan 16 kali secara khusus.
Sesungguhnya air memiliki suatu keistimewaan yang tidak dimiliki unsur-unsur yang ada di permukaan bumi. Sebab air adalah suatu rangka kelangsungan kehidupan di permukaan bumi yang tidak pernah habis.
Seharusnya Kita Menambah Keimanan
Zat air yang berada di lini kehidupan merupakan keberkahan kepada seluruh makhluk penghuni bumi, terkhusus pada manusia sementara penghuni bumi.
Keberadaan Air di permukaan bumi merupakan kekuasaan Allah swt., seyogyanya menambah keimanan kepada Allah sebab ketiadaan air di bumi ini bisa jadi, sebagai manusia berakhir atas kekeringan.
Posting Komentar untuk "Air Sebagai Penyumbang Energi Makhluk yang ada di Bumi: Menurut Al-Qur’an"